09/07/10

Black Sabbath
Black Sabbath di atas panggung pada tahun 1999
Black Sabbath di atas panggung pada tahun 1999
Latar belakang
Asal Birmingham, Inggris
Genre Heavy metal
Tahun aktif 1968–sekarang
Perusahaan rekaman Vertigo, Warner Bros, Sanctuary, IRS, Reprise, Epic
Terkait
dengan
Heaven and Hell, GZR, Dio
Situs web www.blacksabbath.com
Anggota
Ozzy Osbourne
Tony Iommi
Geezer Butler
Bill Ward

Black Sabbath adalah kelompok musik dari Inggris yang dianggap sebagai salah satu pendiri aliran musik heavy metal. Didirikan oleh Ozzy Osbourne (vokal), Tony Iommi (gitar), Geezer Butler (bass) dan Bill Ward (drum), mereka telah mengalami sekian banyaknya pergantian personel sehingga pada satu saat hanya Iommi yang tersisa dari formasi awal. Black Sabbath juga telah beberapa kali mengadakan reuni dengan mantan-mantan anggotanya, baik di atas panggung maupun di studio rekaman. Saat ini status mereka adalah vakum, dengan masing-masing anggota berkonsentrasi pada solo kariernya.

Anggota

  • Tony Iommi - gitar, suling, keyboards (1968 - sekarang)
  • Ozzy Osbourne - vokal, harmonika (1968-1979, 1997 - sekarang)
  • Geezer Butler - bass (1968-1984, 1991-1994, 1997 - sekarang)
  • Bill Ward - drums (1968-1980, 1983, 1984, 1994, 1997-1998, 1999 - sekarang)

Diskografi

Pranala luar

Black Sabbath

Read More

Audioslave
ki-ka: Tim Commerford, Chris Cornell, Brad Wilk,  Tom Morello
Latar belakang
Asal Los Angeles, California
Genre Hard rock
Alternative rock
Post-grunge
Tahun aktif 2001–2007
Perusahaan rekaman Epic
Interscope
Terkait
dengan
Soundgarden
Rage Against the Machine
Temple of the Dog
The Nightwatchman
Class of '99
Puscifer
Situs web www.audioslave.com
Mantan anggota
Chris Cornell
Tom Morello
Tim Commerford
Brad Wilk

Audioslave adalah kelompok musik alternative rock AS yang terdiri dari mantan musisi Rage Against the Machine; Tom Morello (gitar), Tim Commerford (bass), dan Brad Wilk (drums), dan mantan penyanyi Soundgarden, Chris Cornell. Mereka dibentuk di Los Angeles, California pada 2001, setelah bubarnya RATM. Audioslave adalah band AS pertama yang mengadakan konser di Kuba secara gratis untuk sekitar 50.000 penonton pada 6 Mei 2005.

Setelah menerbitkan tiga album, menerima tiga nominasi Grammy, dan menjual 8 juta keping rekaman di dunia, Chris Cornell menyatakan keluar dari band tersebut. Hal ini dilakukan sekitar sebulan setelah Morello, Commerford, dan Wilk menyatakan diri bergabung kembali dengan penyanyi Zack de la Rocha untuk membentuk kembali RATM. Selain itu baik Morello maupun Cornell menerbitkan album solo pada 2007, sehingga Audioslave saat ini praktis bubar.

Diskografi

Terbit Judul Label
19 November 2002 Audioslave Epic
24 Mei 2005 Out of Exile Interscope
5 September 2006 Revelations Epic

Pranala luar

Audioslave

Read More


+44
Latar belakang
Asal Los Angeles, California, Amerika Serikat
Genre Pop-Punk, Alternative Punk
Tahun aktif 2005present
Perusahaan rekaman Interscope/Polydor (UK)
Situs web www.plusfortyfour.com
Anggota
Shane Gallagher
Travis Barker
Craig Fairbaugh
Mark Hoppus
Mantan anggota
Carol Heller

+44 atau plus forty four (dalam bahasa inggris) adalah grup musik pop-punk yang berasal dari Los Angeles, California, Amerika serikat, ber-anggotakan Mark Hoppus (Bass/Vokal), Travis Barker (Drum/Keyboard) (Keduanya adalah mantan personil Blink 182), Craig Fairbaugh (Gitar/Vokal latar), Shane Gallagher (gitar), grup ini terbentuk sekitar tahun 2005.


Formasi

setelah Blink 182 bubar pada Februari 2005, 2 personil-nya, Mark Hoppus dan Travis Barker, dia merekrut Carrol Herell untuk menyanyikan lagu demo mereka saja, sekitar akhir 2005-an pemain gitar Shane Gallagher bergabung dengan grup ini, gitaris Craig Fairbaugh datang belakangan dari Lars Fredicksen & The Bastard. Hingga saat ini formasi mereka yang rata-rata personil-nya personil band yang berbeda- beda adalah :

'When Your Heart Stops Beating'

sampul album 'When Your Heart Stop Beating' yang berwarna biru muda

'When Your Heart Stops Beating' album +44 pertama yang dirilis 14 November 2006 di Amerika serikat, 13 November 2006 di U.K dan 11 November 2006 di Australia.

Tapi beberapa singel di album ini seperti "When Your Heart Stops Beating", "No Is Isn't", "Lycanthrope" dan "Cliff Diving" sudah dirilis awal September 2006 di Amerika Serikat dan U.K dan bisa dilihat di situs resmi grup ini. beberapa konser yang dengan album ini sudah dilakukan band ini diantaranya di letterman dan beberapa di U.K.

Diskografi

Album

Tanggal di liris Judul Label rekaman UK Album posisi teratas Penjualan di UK US Album posisi teratas Penjualan di US
14 November 2006 When Your Heart Stops Beating Interscope Records 50 7,753 (Minggu pertama) 10 118,301

Singel

Tahun Judul Posisi Chart Album
US Hot 100 US Modern Rock US Pop 100 UK Singles Chart
2006 "Lycanthrope (hanya di UK)" - - - NCQ When Your Heart Stops Beating
2006 "When Your Heart Stops Beating" 89 14 78 - When Your Heart Stops Beating
2007 "155" - - - - When Your Heart Stops Beating

Promosi CD

Tahun Judul Format
2006 "No, It Isn't" (demo) CD
2006 "Lycanthrope" 7"
2006 "Cliff Diving" 7"

+44

Read More

Lady Gaga
Gaga on Fame Ball1-edit.jpg
Latar belakang
Nama lahir Stefani Joanne Angelina Germanotta
Lahir 28 Maret 1986 (umur 24)
Asal Flag of the United States.svg Yonkers, New York
Genre Pop
Pop Dance
Elektronik
R&B
Pekerjaan Penyanyi
Pencipta lagu
Musikus
Disc Jockey
Penari Go-Go
Instrumen Vokal
Piano
Synthesizer
Tahun aktif 2006–sekarang
Perusahaan rekaman Def Jam
Interscope
Kon Live
Streamline
Cherrytree
Situs web www.ladygaga.com

Stefani Joanne Angelina Germanotta (lahir 28 Maret 1986; umur 24 tahun; lebih dikenal dengan nama panggungnya Lady Gaga) adalah seorang pemusik Amerika Serikat. Ia menulis lagu untuk Interscope Records, selain itu ia juga menyanyikannya. Mula-mulanya ia menyanyi di klub-klub di kota New York.

Lady Gaga terutama dikenal karena pakaiannya yang provokatif dan ekstravagan serta pengaruhnya yang besar terhadap selebiritis lainnya. Gaya musiknya diilhami oleh para rocker glam seperti David Bowie dan Queen serta penyanyi seperti Michael Jackson dan Madonna. Ia telah memproduksi dua buah album (satu album dan satu album repackage) berjudul The Fame (2008) dan The Fame Monster (2009). Album pertamanya dirilis pada tanggal 19 Agustus 2008 di Amerika Serikat. Album ini menjadi Album nomor 1 beberapa negara seperti Kanada, Austria, Jerman, dan Republik Irlandia. Setelah itu, ia menjadi nominasi untuk 6 kategori di Grammy Award dan memenangkan kategori Best Electronic/Dance Album dan Best Dance Recording.


Singel

  • "Just Dance" adalah singel pertama dari Lady Gaga pada album The Fame. Merupakan sebuah debut singel yang sukses secara komersial dan tangga lagu, terbukti, lagu ini mampu menduduki posisi pertama dalam Billboard Hot 100 untuk tiga minggu, namun sebelumnya lagu ini adalah sebuah "Sleeper Hit", yang berhasil menduduki posisi atas Hot 100 setelah 23 minggu. Lagu ini sudah mendapatkan sertifikasi 3x Platinum dari RIAA, menjadikannya lagu dengan penjualan terbaik keempat selama tahun 2009, dibelakang "Boom Boom Pow" dari Black Eyed Peas, "Love Story" dari Taylor Swift, dan singelnya sendiri, "Poker Face", dan menjadi lagu tersukses kedua untuknya saat ini, dibalik "Poker Face". Lagu ini menduduki posisi pertama di 20 negara diseluruh dunia. Musik videonya menceritakan tentang Gaga yang "gila pesta", tidak mempedulikan apapun dan hanya ingin berpesta. Di Billboard Hot 100 Top 100 Singles of 2009, singel ini menduduki posisi #3.
  • "Poker Face" adalah singel kedua dari Lady Gaga pada album The Fame. Seperti "Just Dance", lagu ini juga merupakan singel yang sangat sukses, dan merupakan singel tersukses dari Gaga saat ini. Lagu ini berhasil menjadi "World Single of Year" tahun 2009, alias lagu paling laris sepanjang tahun 2009. Di Billboard Hot 100 sendiri, lagu ini pun menduduki posisi pertama untuk satu minggu, dan posisi kedua untuk sepuluh minggu. Lagu ini mendapatkan sertifikasi 3x Platinum dari RIAA, dan adalah lagu tersukses ketiga ditahun 2009, dibelakang "Boom Boom Pow" dan "Love Story". Musik videonya pun tak kalah sukses, membuat Gaga memenangkan 2 penghargaan dalam MTV Video Music Awards 2009, dalam kategori "Best Female Video" dan "Best Video Artist". Dalam ajang super bergengsi Grammy Award ke 52 kemarin, lagu ini sukses menyabet penghargaan "Best Dance Recording", mengalahkan beberapa artis lainnya, seperti pop icon Britney Spears dan superstar Madonna. Lagu ini berhasil menduduki posisi pertama di 36 negara diseluruh dunia. Di Billboard Hot 100 Top 100 Singles of 2009, singel ini menduduki posisi #2.
  • "Eh, Eh (Nothing Else I Can Say)" adalah singel ketiga dari Lady Gaga dari album The Fame. Namun, singel ini tidak dirilis di Amerika Serikat, namun lebih ke negara-negara Eropa dan Oceania. Dan, lagu ini ternyata tidak sesukses "Just Dance" dan "Poker Face", singel ini hanya mampu bertahan diposisi Top 20 dinegara kebanyakan seperti Australia dan Selandia Baru. Musik videonya bertema gaya 80'an, dan bersetting di Italia.
  • "LoveGame" adalah singel keempat dari Lady Gaga, dan ketiga di Amerika Serikat dari album The Fame. Singel ini mampu mendapatkan kesuksesan yang tidak diraih "Eh, Eh", namun, lagu ini menyimpan kontroversi besar mengenai liriknya yang tidak biasa. Di Billboard Hot 100, singel ini mendapatkan posisi #5, menjadikannya singel Top 5 ketiga dari Gaga. Lagu ini mendapatkan sertifikasi Platinum di Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya, serta 3x Platinum di Kanada. Musik videonya sangat kontroversial, karena memperlihatkan Gaga yang beradegan telanjang dan dengan tema "Underground New York" yang keras. Lagu ini berhasil menduduki posisi pertama di 12 negara didunia. Di Billboard Hot 100 Top 100 Singles of 2009, singel ini menduduki posisi #25.
  • "Paparazzi" adalah singel kelima dan terakhir dari Lady gaga, dan keempat di Amerika Serikat dari album The Fame. Singel ini berhasil meraih kesuksesan yang sedikit lebih tinggi daripada "LoveGame", namun masih sedikit dibawah "Just Dance" dan "Poker Face". Lagu ini dikenal dan banyak disukai karena beat lagunya yang terdengar lebih slow daripada keempat singel sebelumnya. Di Billboard Hot 100, singel ini mendapatkan posisi #5, menjadi singel Top 5 keempat dari Gaga. Lagu ini sudah mendapatkan sertifikasi 2x Platinum dari Amerika Serikat, dan Platinum di negara-negara lainnya. Musik videonya juga sangat sukses seperti "Poker Face", namun agak kontroversial mengenai isinya. Musik videonya berhasil memenangkan 2 penghargaan 2009 MTV Video Music Awards untuk kategori "Best Cinematography" dan "Best Special Effects". Lagu ini berhasil menduduki posisi pertama di 23 negara didunia. Di Billboard Hot 100 Top 100 Singles of 2009, singel ini menduduki posisi #22.
  • "Bad Romance" adalah singel pertama dari Lady Gaga dari album sophomore nya The Fame Monster. Gaga menjelaskan bahwa di album terbarunya ini, ia berubah menjadi lebih garang dan lebih gila sebagai Monster dibanding sebelumnya. Singel ini sangat sukses dan berhasil menyamai kesuksesan "Poker Face" sebagai singel tersukses Gaga. Lagu ini pun lumayan unik karena banyak bridge "ooo ooo ooo..." dan penggunaan synthpop seperti "Paparazzi". Di Billboard Hot 100, lagu ini berhasil meroket sampai posisi #2, namun terhalang untuk melaju ke posisi #1 oleh lagu dari Jay-Z dan Alicia Keys yang berjudul "Empire State of Mind" dan lagu dari Kesha yang berjudul "Tik Tok". Singel ini pun sudah disertifikasi 3x Platinum dari Amerika Serikat, serta Platinum dan Gold di beberapa negara lainnya. Musik videonya tidak kalah unik dari video-video Gaga sebelumnya, menceritakan Gaga yang diculik oleh sekawanan mafia Rusia untuk dijadikan budak, namun pada akhirnya, ia sendiri yang mengambil alih dengan menghancurkan kawanan tersebut dan berubah menjadi monster. Lagu ini berhasil menduduki posisi puncak di 28 negara didunia.
  • "Telephone" adalah singel kedua dari Lady Gaga dari albumnya The Fame Monster. Yang unik adalah, dia mengajak serta penyanyi R&B yang telah mengantongi 16 penghargaan Grammy, Beyonce Knowles. Singel ini bercerita tentang seseorang yang tidak mau terus-terusan ditelepon pacarnya. Singel ini reaksi kritikannya sangat positif, dan juga sangat sukses. Sejauh ini, di Billboard Hot 100, lagu ini telah sampai diposisi #3, dan menjadi singel Top 3 keempat Gaga, Top 5 kelima Gaga, dan Top 10 keenam Gaga. Yang menarik lainnya dari singel ini selain kehadiran Beyonce adalah, musik videonya yang kembali dibuat 9 Minute Short-Story seperti "Paparazzi", serta musik videonya adalah sekuel dari "Paparazzi". Dimulai dari kehidupan Gaga di penjara, keluar dari penjara karena Beyonce dan membunuh semua orang di bar, dan akhirnya melarikan diri dari kejaran polisi. Seperti lagunya, musik videonya pun disambut baik oleh para kritikus. Lagu ini berhasil menduduki posisi puncak di 11 negara didunia.
  • "Alejandro" dikonfirmasi akan menjadi singel ketiga dari Lady Gaga dari albumnya The Fame Monster. Kali ini, Gaga akan bereksperimen dengan musik campuran electropop, dance-pop dan europop. Lagu ini menceritakan Gaga yang meninggalkan tiga lelaki: Alejandro, Fernando, dan Roberto. Sejauh ini, di Billboard Hot 100 lagu ini telah sampai diposisi #16, hanya berdasarkan radio airplay saja. Mungkin jika nanti dirilis sebagai singel, lagu ini akan meroket seperti "Bad Romance" atau "Telephone". Video klip dari lagu "Alejandro" berkisah tentang kekaguman Gaga pada teman-temannya yang gay. Di dalam videonya, Gaga tampil dalam beberapa model pakaian, termasuk diantaranya bra berpistol yang mirip dengan bra runcing ala Madonna. Meskipun videonya direspons positif oleh para kritikus, Gaga dikritik karena dalam salah satu adegan di video durasi 8 menit 43 detik ini, ia berpakaian ala biarawati dan menelan kalung rosario.

Musik video dari "Paparazzi"

Musik video dari "Paparazzi" lumayan unik, karena dijadikan 8 Minute Short-Story. Pada awalnya, pembukaan credit card dengan judul "Paparazzi". Lalu disebuah rumah, dapat dilihat Gaga dan pacarnya sedang berduaan dikasur. Mereka lalu pindah keberanda, dimana ternyata diluar sudah menunggu Paparazzi yang menangkap foto mereka berdua. Gaga menyadari hadirnya paparazzi tersebut, dan mereka berdua terlibat dalam argumentasi sampai akhirnya pacarnya menjatuhkan Gaga dari beranda tersebut. Media cetak menyiarkan Gaga sudah tewas, namun belum. Gaga masih hidup dan pulang kerumahnya. Saat dirumahnya, musik mulai bermain.

Reffrain pertama dimulai saat Gaga dengan bajunya yang terbuat dari metal dan besi beserta helm besi. Lalu, Gaga diisyaratkan istirahat dan merencanakan balas dendam dengan pacarnya. Sepanjang lagu berikutnya, Gaga berdandan seperti Rapunzel dan duduk diatas seekor kuda. Reffrain kedua dimulai saat Gaga dan lima penari latar menari disebuah Ballroom, dimana Gaga memakai white long suit dengan renda-renda disepanjang kaki kanan dan tangan kanannya, dan melebar kekepalanya. Reffrain ketiga dimulai saat Gaga menyamar ke kediaman pacarnya, dan sukses membunuh dan membalas dendam kepada pacarnya. Ia lalu meninggalkan pesan kepada polisi, dan ditangkap malam itu juga, dan berhasil merebut kembali "Fame"/ketenarannya, dan mengisyaratkan bahwa ia akan melakukan apa saja agar bisa terkenal. Musik video ini berakhir saat ia bergaya didepan mesin kamera untuk foto para narapidana.

Musik video dari "Telephone"

Video ini adalah lanjutan dari video "Paparazzi", dan kembali menjadi 9 Minute Short-Story, bersetting setelah Gaga dibawa kepenjara. Disini adegannya lumayan dimana adegan awal ditampilkan Gaga sedang diborong ke sel-nya oleh 2 polisi wanita bertubuh kekar, dan mereka melucuti baju yang dipakai Gaga hingga ia telanjang. Lalu, selama 3 menit berikutnya diperlihatkan bagaimana kehidupannya dipenjara. Ia menerima sebuah telepon, lalu musik mulai berjalan.

Ia menanyikan chorus pertama dari "Telephone" dengan hanya memakai bra dan celana dalam yang lumayan tipis, sehingga dapat terlihat jelas bahwa tidak ada yang "menonjol" dari bagian bawah tubuh Gaga (hal ini dikarenakan Gaga ingin membuktikan pada publik bahwa ia bukan seorang hermaphrodite, atau berkelamin ganda). Setelah chorus ini selesai, musik kembali berhenti, dan Gaga keluar dari penjara dan bertemu dengan Beyonce dengan mobilnya "Pussy Wagon" (Mobil yang sama dalam film Kill Bill). Setelah terjadi percakapan diantara keduanya, Beyonce menyanyikan versinya dimobil tersebut, dan keduanya sampai disebuah bar dimana pacar Beyonce menunggu. Saat pacarnya lengah, ia menaruhkan racun kedalam kopinya. Racun tersebut membuatnya lemah, sementara didapur, Gaga menyanyikan chorus kedua sambil menari dan menyiapkan sandwich dengan racun yang sangat mematikan.

Gaga lalu memberikan sandwich tersebut kepada pacar Beyonce, dan juga pada semua orang yang ada dibar itu. Semuanya tewas, dan Gaga dan Beyonce menari diantara mayat-mayat disana. Lalu polisi mengejar, dan mereka berdua kabur setelah menyamar dengan kostum gaun sutra dan topi lebar berselendang sutra. Didetik terakhir, saat mereka sedang kabur dengan "Pussy Wagon", terlihat tulisan "to be continued" dan musik video berhenti.

Diskografi

Lady Gaga

Read More

26/06/10

Asian Kung-Fu Generation
Latar belakang
Nama lain Ajikan, AKG, AKFG
Asal Flag of Japan.svg Prefektur Kanagawa, Jepang
Genre rock
Tahun aktif 1996-sekarang
Perusahaan rekaman Under Flower Records (2002), Ki/oon Records
Situs web www.asiankung-fu.com
Anggota
Masafumi Gotō
Kensuke Kita
Takahiro Yamada
Kiyoshi Ijichi

Asian Kung-Fu Generation (アジアン・カンフー・ジェネレーション Ajian Kanfū Jenerēshon?) adalah grup musik rock asal Jepang yang terdiri dari 4 orang anggota. Penggemar menyingkat nama grup ini sebagai Ajikan. Mereka berada di bawah perusahaan rekaman Ki/oon Records. Musik yang dimainkan mereka disebut rock genre Shimokita Kei yang berawal dari rumah pertunjukan di kawasan Shimokitazawa, Tokyo. Grup ini populer di luar Jepang berkat sejumlah lagunya dijadikan lagu anime Naruto dan Bleach. Album mereka juga dirilis di Taiwan dan Amerika Serikat.

Daftar isi

[sembunyikan]

Anggota

  • Masafumi Gotō (後藤正文 Gotō Masafumi?) (vokal, gitar, pencipta lagu)
Tempat tanggal lahir: Shimada, Shizuoka, Prefektur Shizuoka, 2 Desember 1976.
Nama panggilan: Gotchi; status: menikah[1]
Pendidikan: Lulus Fakultas Ekonomi (ekstension) Universitas Kanto Gakuin
  • Kensuke Kita (喜多建介 Kita Kensuke?) (gitar, vokal, pemimpin)
Tempat tanggal lahir: Yokohama, 24 Januari 1977
Nama panggilan: Kitaken, Ken-chan, Kensui
Pendidikan: Lulus Fakultas Ekonomi Universitas Kanto Gakuin
  • Takahiro Yamada (山田貴洋 Yamada Takahiro?) (bass, vokal)
Tempat tanggal lahir: Fujinomiya, Prefektur Shizuoka, 19 Agustus 1977
Nama panggilan: Yama-chan, Yama-san
Pendidikan: Lulus Fakultas Sastra Universitas Kanto Gakuin
  • Kiyoshi Ijichi (伊地知潔 Ijichi Kiyoshi?) (drum)
Tempat tanggal lahir: Kamakura, Prefektur Kanagawa, 19 Agustus 1977
Nama panggilan: Kiyoshi, Kiyopon, Ijichi no Oyakata, Pīkan sensei
Pendidikan: Lulus Fakultas Teknik Universitas Kanto Gakuin

Perjalanan karier

Masa awal hingga Shimokitazawa

Grup musik ini dibentuk tahun 1996[2] sewaktu anggotanya masih bergabung dengan klub musik di kampus Universitas Kanto Gakuin, Yokohama. Sebagai Asian Kung-Fu Generation, mereka sering pentas di rumah pertunjukan di Yokohama.

Nama Asian Kung-Fu Generation adalah hasil buah pemikiran Masafumi Gotō. Ketika sedang menganggur karena tidak diterima ujian masuk universitas, Gotō berniat mendirikan band. Ketika melihat film Bruce Lee, ia mendapat ide untuk memasukkan kata "Kungfu" ke dalam nama grup musik yang akan dibentuknya. Ia juga ingin nama bandnya terdiri dari 3 kata dari bahasa Inggris seperti halnya nama grup thee michelle gun elephant yang dianggapnya bagus.[3]

Setelah lulus kuliah, mereka meneruskan karier bermusik sambil semua anggotanya bekerja sebagai pegawai. Dengan uang sendiri, mereka merekam album The Time Past and I Couldn't See You Again pada tahun 2000. Lirik dari keenam lagu yang ada di dalamnya semua dalam bahasa Inggris. Album tersebut mereka jual sambil berpentas di rumah pertunjukan, dan lewat situs web.

Pada tahun 2001, mereka menyelenggarakan acara bernama "YMD" Bayside Future di klub Club 24, Yokohama. Sementara itu, mereka juga menulis lagu pertama dengan lirik bahasa Jepang. Setelah selesai, lagu tersebut diberi judul Konayuki, dan rekamannya dikirim ke sejumlah radio FM yang memiliki acara lagu indie. Pada akhirnya, lagu Asian Kung-Fu Generation untuk pertama kalinya berhasil diputar di radio. Pada waktu itu, stasiun radio FM yang mau memutarnya adalah FM Yokohama. Masih pada tahun yang sama, mereka merekam lagu-lagu berlirik bahasa Jepang, dan dikemas album indie kedua berjudul I'm Standing Here. Seperti halnya album pertama, biaya rekaman album ini pun semuanya ditanggung mereka. Pertunjukan mereka di rumah pertunjukan (live house) di Yokohama semakin ramai dengan penonton. Sejak itu pula mereka mulai berpentas di berbagai rumah pertunjukan di distrik Shibuya, Shimokitazawa, dan Kichijōji[2], Tokyo.

Album Hōkai Amplifier hingga Sol-fa

Pada bulan November 2002, mereka merilis album mini Hōkai Amplifier di bawah label Under Flower Records. Album mini tersebut masuk ke tangga album indie Oricon di urutan ke-35.[4]Tahun berikutnya(2003), album Hōkai Amplifier dirilis kembali dengan label mayor Ki/oon Records[2]. Salah satu lagu dalam album mini tersebut, "Haruka Kanata" dijadikan lagu pembuka serial anime Naruto.

Pada bulan Mei 2003, mereka mengadakan konser di Shimokitazawa Club Shelter, Tokyo. Selain itu, mereka juga tampil dalam Fuji Rock Festival, dan Summer Sonic '03 Tokyo-Osaka. Selanjutnya, mereka menyelenggarakan konser musik rock Nano-Mugen Fes. di live house Shinjuku Loft, Tokyo, 11 Agustus 2003. Di akhir tahun, album berdurasi penuh yang pertama, Kimi Tsunagi Five M dirilis 19 November 2003, dan langsung menempati urutan ke-5 tangga album Oricon.[5]

Dari 19 Januari 19 hingga 25 Februari 2004, mereka mengadakan tur keliling pertama "Five Nano Seconds" yang terdiri dari 13 pertunjukan.[4] Singel ke-3, "Rewrite" yang dirilis 8 Agustus 2004 dipakai sebagai lagu pembuka anime Fullmetal Alchemist. Sesudah itu, singel "Siren" yang dirilis April 2004, dan singel "Rewrite" (Agustus 2004) masing-masing menduduki urutan nomor 2 dan 4 tangga singel Oricon.[2] Nama mereka semakin dikenal setelah tampil dalam 10 festival rock musim panas di berbagai daerah di Jepang, termasuk "Meet The World Beat, Fuji Rock Festival '04, dan Rock in Japan Fes '04.[4] Album kedua, Sol-fa dirilis 20 Oktober 2004, dan begitu dirilis masuk di urutan pertama tangga album Oricon selama 2 minggu berturut-turut.[5]

Fanclub dan Feedback File (tahun 2005–2007)

Pada musim panas 2005, mereka tampil kembali dalam konser Summer Sonic '05 (Tokyo & Osaka), Rock in Japan Fes. 05, dan Rising Sun Rock Fes. 2005. Singel ke-8, "World Apart" yang dirilis 15 Februari 2006 menjadi singel pertama mereka di urutan nomor satu tangga singel Oricon. Bulan berikutnya, mereka merilis album ke-3, Fanclub pada 15 Maret 2006. Dalam Fuji Rock Festival musim panas 2006, mereka untuk pertama kalinya tampil di atas Green Stage, panggung utama yang dikhususkan bagi grup musik ternama. Singel ke-9, ""Aru Machi no Gunjō"" (29 November 2006) dijadikan lagu tema untuk film anime layar lebar Tekkon Kinkreet, sekaligus lagu pertama mereka yang dijadikan lagu tema film.

Dari November 2006 hingga 11 Januari 2007, mereka tampil dalam tur keliling di arena terbuka yang pertama, "Tour Sui Cup 2006-2007 ~The start of a new season~" yang diperkirakan ditonton sebanyak 100 ribu penggemar.[4] Kesibukan mereka sebagai band menyebabkan festival rock Nano-Mugen Fes. tahun 2007 tidak bisa diselenggarakan. Sebelumnya, Asian Kung-Fu Generation terus mengadakan Nano-Mugen Fes. yang menampilkan grup-grup rock Jepang dan luar negeri sejak tahun 2003.

Pada 21 Maret 2007, mereka merilis album konser DVD yang ke-3, Eizō Sakuhinshū 3-kan ~Tour Sui Cup 2006-2007 the start of a new season~. Album DVD tersebut merupakan rekaman dari konser mereka yang diberi nama "Tour Sui Cup 2006-2007". Pada hari yang sama juga dirilis album tribut untuk grup rock Husking Bee. Dalam album yang juga berjudul Husking Bee terdapat lagu Asian Kung-Fu Generation berjudul "Kake Botan no Hama".

Untuk memperingati hari ulang tahun mereka yang ke - 10, Asian Kung-Fu Generation merilis album kompilasi pertama mereka, Feedback File pada 25 Oktober 2006. Pada album-album yang sebelumnya, mereka selalu menyisipkan single-single yang telah mereka rilis. Namun untuk album bertajuk nostalgia ini, mereka lebih memilih lagu sisi b, konser secara langsung, dan demo terdahulu dari indie-indie awal. Meskipun jarang ada hal-hal yang baru dalam album ini, terutama pada lagu-lagunya, kesuksesan penjualan dan posisi pada tangga album masih tetap meraih nomor 2.

World World World (tahun 2007–2008)

Pada musim semi tahun 2007 terbit buku biografi kedua mereka yang berjudul Haruka, Haruka. Selanjutnya, Pentaport Rock Festival 2007 yang berlangsung 29 Juli di Korea Selatan menjadi pengalaman pertama mereka pentas di luar Jepang. Pada akhir tahun 2007, singel ke-10, "After Dark" dipakai lagu pembuka serial anime Bleach.

Sementara sedang tampil pada detik-detik Tahun Baru Jepang, Ajikan kembali untuk menghabiskan beberapa bulan berikutnya kemudian menyusul persiapan rilis album studio mereka yang kelima. Kemudian pada Februari 2008, Ajikan merilis singel terakhir untuk album World World World, yang berjudul "Korogaru Iwa, Kimi ni Asa ga Furu". Bersamaan dengan hal tersebut, beberapa bulan kemudian mereka merilis album mini yang ke-dua, Mada Minu Ashita ni pada 11 Juni 2008. Meskipun tidak ada singel yang disisipkan dalam album ini, lagu yang berjudul Mustang telah meraih posisi 15 pada Japan Hot 100.

Surf Bungaku Kamakura (tahun 2008–2009)

Ajikan dan salah satu band rock alternatif Amerika yaitu Third Eye Blind, tampil sebagai pendukung di salah satu pertunjukan yang diadakan di Yokohama Bay Hall. Mereka berduet dengan menggunakan alat yang dipegang masing-masing. Kebetulan, Third Eye Blind adalah salah satu band yang tampil di Nano-Mugen Festival yang diadakan di Yokohama Arena setiap tahun.

Tahun 2008 merupakan tahun yang sibuk bagi mereka. Selain merilis tiga album buatan sendiri, mereka juga merilis album kompilasi Nano-Mugen yang ketiga yang berjudul Nano-Mugen Compilation 2008. Album ini meraih posisi 18 di tangga album. Sedangkan lagu "Natsusemi" milik Ajikan meraih posisi 36 pada Japan Hot 100 meskipun bukan berstatus sebagai singel.

Pada akhir tahun 2008, mereka merilis singel "Fujisawa Loser" dari album Surf Bungaku Kamakura. Singel ini berhasil meraih posisi 6 pada tangga lagu dan posisi 5 pada Japan Hot 100. Sedangkan Surf Bungaku Kamakura meraih posisi 2 pada tangga album. Pada bulan September, Ajikan tampil di Weezer Festival yang berhubungan dengan anggota grup musik Jepang Going Under Ground.

Turing (2009 - Sekarang)

Setelah sibuk pada tahun 2008, band ini menghabiskan waktu tur dan menulis materi baru. Pada bulan Maret 2009, mereka merilis DVD kelima, Eizo Sakuhinshū Vol. 5, yang menampilkan koleksi Live Video dari berbagai event dan acara di tahun 2008. Pada bulan Juli 2009, Ajikan bermain secara Live di "Jisan Valley Rock Festival" di Negara Korea bersama dengan Weezer, Jimmy Eat World, Oasis, dan banyak band terkenal lainnya. Ini merupakan ketiga kalinya Ajikan bermain secara live di Korea Selatan. Pada bulan yang sama mereka kembali mengadakan acara tahunan, Nano-Mugen Festival. Juga disertai perilisan album kompilasi yang ke-empat, Nano-Mugen Compilation 2009, yang menampilkan lagu Yoru no Call dan Trek dari 16 band lainnya yang ikut ambil bagian dalam festival ini.

Band ini merilis single ke-13 mereka Shinseiki no Love Song pada tanggal 2 Desember 2009, yang menampilkan DVD dari berbagai penampilan mereka pada awal tahun di Jisan Festival Rock Valley . Dan pada saat yang sama, band ini mengumumkan bahwa pada akhir Maret 2010, mereka akan merilis single terbaru yang berjudul Solanin, yang akan digunakan sebagai lagu tema untuk film dengan nama yang sama. Single ini menampilkan remix dari "Mustang" dari Mada Minu Ashita ni, yang merupakan versi studio dari versi yang dimainkan pada Eizo Sakuhinshū Vol. 6, yang digunakan sebagai tema dari ending film ini.

Diskografi

Singel

  1. "Mirai no Kakera" (6 Agustus 2003)
  2. "Kimi to Iu Hana" (16 Oktober 2003)
  3. "Siren" (14 April 2004)
  4. "Loop & Loop" (19 April 2004)
  5. "Rewrite" (8 Agustus 2004)
  6. "Kimi no Machi Made" (23 September 2004)
  7. "Blue Train (30 November 2005)
  8. "World Apart" (15 Februari 2006)
  9. "Aru Machi no Gunjō" ("A Town in Blue") (29 November 2006)
  10. "After Dark" (7 November 2007)
  11. "Korogaru Iwa, Kimi ni Asa ga Furu" (6 Februari 2008)
  12. "Fujisawa Loser" (15 Oktober 2008)
  13. "Shinseiki no Love Song" (2 Desember 2009)
  14. "Solanin" (31 Maret 2010)
  15. "Maigoinu to Ame no Beat" (26 Mei 2010)

Album

Album mini

Album studio

  1. Kimi Tsunagi Five M (19 November 2003)
  2. Sol-fa (20 Oktober 2004)
  3. Fanclub (15 Maret 2006)
  4. World World World (5 Maret 2008)
  5. Surf Bungaku Kamakura (5 November 2008)
  6. Magic Disk (Juni 2010)

Album kompilasi

DVD

  • Eizō Sakuhin-shū Ikkan (26 November 2004) - kumpulan klip video
  • Eizō Sakuhinshū Nikan live at Budokan+ (April 20 2005)
  • Eizō Sakuhinshū Sankan ~Tour Sui Cup 2006-2007 the start of a new season~ (21 Maret 2007)

Album bersama artis lain

Buku dan lain-lain

Album buatan sendiri

  • Caramelman and Asian Kung-Fu Generation
    • Caramelman to no Spirit Album.
  1. S.E. (Sexy Eddy)/Caramelman
  2. There is no Hope/Asian Kung-Fu Generation
  3. Love/Caramelman
  4. Song of Blue (Aoi no Uta)/Asian Kung-Fu Generation
  5. Baby Sleep Tonight/Caramelman
  • I'm standing here
  1. Hold me tight
  2. Need your love
  3. Konayuki
  4. Unmei
  5. I'm standing here
  6. E
  • The Time Past and I Couldn't See You Again
  1. I Wonder if everybody can sing there scream
  2. Nothing is the matter?
  3. Living dead
  4. Wash out
  5. Say no!
  6. My friend

Asian Kung-Fu Generation

Read More